Archive for May, 2014

In: Artikel Umum Uncategorized

Sejak UU No. 24 tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berlaku efektif pada tanggal 22 September 2005, jaminan Pemerintah terhadap seluruh kewajiban pembayaran bank umum (blanket guarantee) dinyatakan berakhir. Selanjutnya penjaminan simpanan dilaksanakan oleh LPS dengan penjaminan terbatas (limited guarantee) . Lingkup penjaminan yang demikian luas pada blanket guarantee…

In: Bank Gagal Uncategorized

Crédit Lyonnais adalah bank yang berasal dari Perancis. Pada awal 1990-an merupakan bank Perancis terbesar dengan mayoritas saham milik negara. Crédit Lyonnais adalah gambaran manajemen yang buruk selama periode yang menyebabkan kebangkrutannya pada tahun 1993 dan yang kemudian diakuisisi oleh saingan pada tahun 2003 yaitu Credit Agricole. Pada awal tahun…

In: Bank Gagal Uncategorized

Ratio 09/31/2008 09/31/2007 Growth Total aset (Rp juta) 577.775 564.190 2.41% Modal (Rp juta) 127.973 136.835 -6.48% Laba/ rugi (Rp juta) (24,324) (41,344) 17.10% saldo laba (rugi) akhir periode (374,022) (319,411) 17.10% CAR untuk risiko kredit 26.00% 32.00% -18.75% Aktiva produktif bermasalah 10.00% 15.00% -33.33% NPL Gross 25.00% 23.00% 8.70%…

In: Artikel Umum Uncategorized

Di bawah ini beberapa tanda-tanda bahaya yang dapat membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terjadinya bank gagal. Tanda-tanda bahaya ini difokuskan pada aspek mikro, tidak pada aspek makro: (dirangkum dari Andrew Fight dalam bukunya berjudul Understanding International Banking) Pertumbuhan Kredit atau Assets yang Terlalu Cepat Pertumbuhan kredit atau assets yang terlalu cepat…

In: Artikel Umum Uncategorized

Pada tahun 1988 US Comptroller of the Currency melakukan penelitian dan menemukan bahwa kegagalan bank-bank di Amerika Serikat terjadi karena kualitas asset yang buruk, manajemen yang buruk, kondisi ekonomi yang lemah dan penipuan sebagai berikut : (dirangkum dari Andrew Fight dalam bukunya Understanding International Banking). Kondisi ekonomi di negara-negara berkembang…